Saturday, September 5, 2015

Kisah Horor Asrama Unibraw Dari Pocong, Setan Muka Rata Hingga Tuyul. Seram!!!

Cerita horor tentang bangunan yang dihuni makhluk halus di Indonesia mungkin sudah tidak terhitung jumlahnya. Dari sekian banyak bangunan yang dianggap horor, salah satunya adalah asrama koperasi mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang.
Salah satu mahasiswa yang pernah menghuni asrama berlantai empat itu adalah micky10. Melalui forum Kaskus, akun yang mengaku mahasiswa politeknik tersebut pernah mengalami kejadian-kejadian menyeramkan. Mahasiswa angkatan 2004 itu menambahkan, kejadian horor tidak hanya dialami dirinya sendiri, sejumlah mahasiswa yang menempati asrama berlantai empat tersebut juga pernah mengalami kejadian menyeramkan.
Sosok makhluk halus tersebut beragam wujudnya. Mulai dari tuyul hingga yang menyerupai fisik salah satu mahasiswa.
Berikut kisah horor yang terjadi di asrama koperasi mahasiswa Unibraw seperti dirangkum merdeka com, Rabu (17/9):
 

1. Tangan Di Bawah Kasur

Merdeka com - Salah satu mahasiswa yang pernah menghuni asrama koperasi mahasiswa Universitas Brawijaya adalah micky10. Mahasiswa yang tinggal di Blok B itu menuturkan, kejadian horor yang dialaminya terjadi 2005 silam saat dirinya tengah tidur. Saat tengah malam, dia merasa ada yang menarik selimutnya.

"Sejenak terlelap tiba-tiba ane kebangun. Selimut ane kaya ada yang narik-narik di bagian kaki. Ane coba tarik lagi, tapi tarikan itu makin kenceng. Penasaran apa ini yang narik-narik ane coba tengok, dan ane kaget banget gan. Ane ngeliat tangan hitam kecil, pucat, mencengkeram selimut kenceng banget. terus tiba-tiba di lepas dan tangan itu masuk ke bawah ranjang," kata micky10.


2. Setan Muka Rata

Merdeka com - Salah satu teman micky10 juga sempat mengalami kejadian horor pada tahun 2005. Kejadian menyeramkan tersebut terjadi saat dirinya melewati jalan menuju asrama Kopma.

Temannya melihat seseorang tengah duduk di warung nasi sendirian. Padahal waktu itu, jam sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB, warung nasi tersebut juga sudah tutup.

"Sampai di asrama dia terus cerita sama ane kalo dia abis ngeliat orang yang ndak punya mata, hidung maupun mulut. Mungkin ini yang banyak orang bicarakan tentang muka rata."

3. Makhluk Halus Berwujud Teman Sekamar

Merdeka com - Selain makhluk halus berwujud muka rata, micky10 juga bercerita pernah diganggu sosok yang menyerupai teman sekamar asramanya.

Mahasiswa asal Blitar itu menceritakan, kejadiannya bermula saat dirinya terbangun dari tidur dan mendapati teman sekamarnya duduk di meja belajar. Meski merasa ada yang aneh dengan tingkah temannya itu, belajar tapi tidak menyalakan lampu, dia enggan menegur dan melanjutkan tidurnya.

Keesokan paginya, micky10 mendapati jika temannya tersebut tidak berada di kamar. Selang beberapa menit kemudian, temannya yang merupakan mahasiswa elektro jurusan listrik masuk kamar dan meminta maaf.

"Sob maaf ya, kemarin tidak kasih kabar. Sehabis dari kampus, saya langsung nginep di kost Bekti. Saya bikin tugas kelompok," kata micky10 menirukan ucapan temannya.

micky10 yang kaget dengan ucapan temannya tersebut hanya bisa terdiam. Dalam hati, dia bertanya, siapa sosok yang semalam ada di meja belajar.

4) Sepasang Tuyul

Merdeka com - Rupanya memang cerita horor di Universitas Unibraw Malang ini selalu berkembang dari satu angkatan ke angkatan lainnya. Mungkin yang paling fenomenal adalah penampakan tuyul yang pernah terjadi di asrama universitas tersebut.

Seperti dikutip Kaskus, Selasa (16/9), mahasiswa politeknik bernama micky10 menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada 2005. Salah satu temannya yang tinggal di lantai 3, Blok B bahkan pernah didatangi tiga tuyul sekaligus. Temannya yang merupakan mahasiswa sipil Universitas Brawijaya angkatan 2004 itu didatangi tuyul usai dirinya melakukan praktik di bengkel.

Ketiga makhluk halus yang diidentikkan sebagai pencuri uang itu masuk dan berlarian saat teman micky10 sedang merebahkan badan di samping tempat tidur. Ketiga tuyul tersebut berlarian di dalam kamar.

"Tiga orang anak dengan kepala tanpa rambut, mengenakan cawet ato sejenis popok yang dibalutkan agak tebal. Ke tiga anak itu memiliki tinggi yang tidak sama. Anak yang pertama kali masuk mungkin setinggi bayi yang berumur 1.5 tahun, dan yang lain sedikit lebih pendek."