Sunday, September 20, 2015

Inilah Keutamaan Berqurban yang Wajib Anda Ketahui


Sepuluh Dzulhijjah merupakan hari besar bagi umat Islam di seluruh dunia. Pada hari itu, umat muslim merayakan hari raya Idul Adha.
Hari raya Idul Adha seringkali disebut juga dengan Idul Qurban, karena di hari ini dan tiga hari setelahnya (hari tasyriq) umat Islam diperintahkan untuk menyembelih hewan qurban yang kemudian dibagikan keseluruh umat islam di suatu daerah. Adapun jenis hewan yang diperintahkan untuk disembelih antara lain unta, sapi (kerbau), dan domba atau kambing.
Berqurban sendiri, pada hakikatnya adalah wajib bagi yang mampu. Hal ini di dasarkan pada sebuah hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim. Yang artinya sebagai berikut:
“Dari Abi Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda : Siapa yang memperoleh kelapangan untuk berkurban, dan dia tidak mau berkurban, maka janganlah hadir dilapangan kami (untuk shalat Ied).” [HR Ahmad, Daru qutni, Baihaqi dan al Hakim]
Ibadah qurban, sebagaimana ibadah lain yang telah diperintahkan oleh Allah SWT tentunya memiliki banyak fadilah dan keutamaan. Bahkan fadilah dan keutamaan berqurban tidak hanya akan dirasakan oleh orang yang menunaikannya, tetapi juga bagi orang lain disekelilingnya. Lantas, apa saja keutamaan berqurban itu? berikut kami telah merangkumnya untuk Anda.

Keutamaan Berqurban

  • Qurban adalah pintu mendekatkan diri kepada Allah
Qurban menurut bahasa arab “qurban” berarti dekat. Sungguh ibadah qurban merupakan salah satu ibadah yang dapat menjadi pintu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah, sebagaimana ibadah shalat. Selain sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah, qurban juga dapat menjadi bukti ketakwaan sekaligus media untuk meningkatkan ketaqwaan seorang hamba. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al Hajj ayat 37.
Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS:Al Hajj:37)
  • Qurban sebagai wujud ketaatan seorang hamba kepada Allah
Perintah untuk menunaikan ibadah qurban sudah jelas diterangkan dalam AL Quran, salah satunya sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Hajj ayat 34.
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).” [QS: Al Hajj : 34]
  • Sebagai saksi amal di hadapan Allah
Rasulullah SAW bersabda:
Dari Aisyah ra, Nabi saw bersabda, “Tidak ada suatu amalan pun yang dilakukan oleh manusia pada hari raya Kurban yang lebih dicintai Allah SWT dari menyembelih hewan Kurban. Sesungguhnya hewan Kurban itu kelak pada hari kiamat akan datang beserta tanduk-tanduknya, bulu-bulunya dan kuku-kukunya. Dan sesungguhnya sebelum darah Kurban itu menyentuh tanah, ia (pahalanya) telah diterima di sisi Allah, maka beruntunglah kalian semua dengan (pahala) Kurban itu.” (HR Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim).
  • Qurban membedakan seorang muslim dengan kafir
Menyembelih sesuatu yang ditujukan kepada selain Allah merupakan salah satu perbuatan syirik yang tidak akan diampuni dosanya. Pada jaman sekarang ini, perbuatan tersebut seringkali masih dilakukan oleh segelintir kalangan. Nah ibadah qurban dapat menjadi pembeda antara seorang muslim dengan segelintir orang yang melakukan dosa syirik tersebut.
Allah SWT berfirman:
“Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, sembelihanku (qurbanku), hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb semesta alam, tiada sekutu baginya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah).” [QS: al-An’am : 162-163]
  • Qurban merupakan wujud solidaritas umat Islam
Ibadah qurban tidak hanya membawa kebaikan bagi yang menunaikannya, namun juga bagi umat muslim lain disekitarnya. Hewan qurban yang telah disembelin, dagingnya kemudian akan dibagikan kepada kaum muslimin disekitar daerah tersebut. Hal ini tentunya sangat membahagiakan bagi mereka yang menerima. Dengan demikian, qurban secara tidak langsung akan mempererat dan memupuk rasa solidaritas antar umat islam.
Rasulullah SAW bersabda:
Dari Ali bin Abu Tholib, ”Rasulullah memerintahkan kepadaku untuk mengurusi hewan kurbannya, membagi-bagikan dagingnya, kulit dan pakaiannya kepada orang-orang miskin, dan aku tidak diperbolehkan memberi sesuatu apapun dari hewan kurban (sebagai upah) kepada penyembelihnya.”
Demikian beberapa fadilah dan keutamaan berqurban di hari raya Idul Adha dan hari – hari tasyriq. Semoga dapat menambah wawasan kita bersama.

Sumber: hidayatullah.com